Daerah
Beranda » Berita » Air Keruh Program Pansimas Dikeluhkan Warga Tabone di Sumarorong Mamasa

Air Keruh Program Pansimas Dikeluhkan Warga Tabone di Sumarorong Mamasa

Majalla Sulbar — Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pansimas) yang berlokasi di korrek, Kelurahan Tabone, Kecamatan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, menuai keluhan warga.

Air yang dialirkan dari fasilitas tersebut dilaporkan keruh dan tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Sebagian besar warga Tabone menyebut kondisi air berwarna kecokelatan dan tidak dapat dikonsumsi masyarakat setempat.

Dimana, air tersebut dinilai tidak memenuhi standar air bersih dan tidak aman digunakan untuk dikonsumsi.

“Airnya keruh, tidak bisa dipakai minum,” ujar Ahmad Azis (warga setempat).

Bupati Polman Serahkan SK Pengangkatan 1.423 PPPK Paruh Waktu

Ia mengaku, mata air yang keruh untuk mengaliri kebutuhan masyarakat tidak dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Program Pansimas yang sejatinya bertujuan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat Kelurahan Tabone, menurut Ahmad, justru dinilai belum memberikan manfaat maksimal.

“Selain keruh, kadang juga tersumbat karena tertutup lumpur. Padahal sebagian besar masyarakat Tabone bergantung di air tersebut,” Tegas Ahmad Azis.

Warga Tabone gotong royong bersihkan mata air bersih (dok. ist)

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan terhadap sumber air dan instalasi yang ada.

Warga Tabone meminta transparansi pengelolaan serta pengawasan terhadap program tersebut, agar dana yang telah digelontorkan benar-benar menghasilkan air bersih yang layak dan aman digunakan.

Sulbar Damai: Gubernur Suhardi Duka Ajak Perkuat Toleransi dan Solidaritas

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola Pansimas maupun pemerintah kecamatan terkait keluhan warga tersebut.(*)