
Majalla Sulbar — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Islam DDI AD Polman, kembali melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) guna menilai pelaksanaan program KKN di sejumlah lokasi penempatan mahasiswa.
Ini dilakukan untuk mengukur dan mengevaluasi pelaksanaan KKN mahasiswa UI DDI AD Polman melalui sejumlah indikator, seperti respons mahasiswa terhadap kondisi lokasi KKN di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene.
Terlebih lagi hubungan mahasiswa dengan dosen pembimbing lapangan, serta tingkat partisipasi masyarakat dalam mendukung program KKN.
Rektor UI DDI AD Polman, Prof. Anwar Sewang mengatakan, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas dari pelaksanaan KKN sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat.
“Data yang diperoleh juga akan menjadi bahan pertimbangan institusi dalam merumuskan strategi dan kebijakan pengelolaan KKN ke depan,” ujar Anwar Sewang.
Selain monitoring, peninjauan juga dilakukan untuk memantau potensi pembukaan kelas jauh UI DDI AD Polman di kabupaten Mamuju.

Rektor UI DDI AD Polman, Prof. Anwar Sewang tinjau pembukaan kampus kelas jauh UI DDI Polman di Mamuju (ist)
Pada kesempatan ini, Monev KKN-PPM melibatkan tim yang terdiri dari dosen dan panitia KKN untuk memantau langsung program yang dijalankan mahasiswa, seperti pengabdian masyarakat, pendampingan, pemberdayaan, pendidikan, hingga pelatihan.
Pada periode ini, juga dirangkaikan dengan kunjungan lembaga demi meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelaksanaan evaluasi.
Nantinya, hasil monitoring diharapkan memberikan gambaran mengenai efektivitas dan kualitas pelaksanaan KKN untuk periode selanjutnya.
Kegiatan Monev KKN dipimpin oleh Ketua LPPM bersama tim Audit Mutu Internal (AMI), Muhammad Adam HR dan Qadriani Arifuddin.
Lebih lanjut, Rektor Prof. Anwar Sewang bersama Wakil Rektor IV, Ilyas Yacub, turut memantau langsung pelaksanaan Monev di wilayah Majene, tepatnya di Desa Kabiraan dan Desa Sulai, Kecamatan Malunda.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir anggota tim Monev, Mahfud Hannan.(*)
