Daerah
Beranda » Berita » Ketua Pergunu Polman Serukan Penguatan Nilai Keislaman di Peringatan Isra Mi’raj 1447 H

Ketua Pergunu Polman Serukan Penguatan Nilai Keislaman di Peringatan Isra Mi’raj 1447 H

Ahmad Jafar, Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Kabupaten Polman (dok. Pergunu)

Majalla Sulbar — Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah dinilai menjadi momentum penting dalam penguatan nilai keislaman di lingkungan madrasah.

Hal tersebut disampaikan Ketua Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Polewali Mandar, Ahmad Jafar, menjelang peringatan Isra Mi’raj tahun ini.

Menurut Ahmad Jafar, Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung yang menegaskan kewajiban shalat lima waktu sebagai fondasi utama pembentukan karakter manusia, khususnya bagi umat Islam.

“Nilai Isra Mi’raj harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di dunia pendidikan, melalui pembiasaan ibadah, kedisiplinan, dan keteladanan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, guru/tenaga pendidik memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai keimanan dan akhlak mulia kepada peserta didik.

Bupati Polman Serahkan SK Pengangkatan 1.423 PPPK Paruh Waktu

Tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui sikap dan perilaku sehari-hari yang terus dipelajari.

Ketua Pergunu Polman menambahkan, pemaknaan Isra Mi’raj diharapkan mampu menciptakan lingkungan madrasah yang religius, moderat, dan berorientasi pada pembentukan generasi yang beriman dan berakhlak.

Berdasarkan kalender Hijriah Kementerian Agama RI, peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun ini jatuh pada 27 Rajab 1447 Hijriah atau bertepatan dengan Jumat, 16 Januari 2026.

Yang mana, seluruh umat Islam di Indonesia diperingati sebagai salah satu hari besar keagamaan.

Hikmah Isra Mi,raj 1447 H 

Sulbar Damai: Gubernur Suhardi Duka Ajak Perkuat Toleransi dan Solidaritas

Adapun hikmah dari perjalanan Isra Mi’raj ini yang sangat berati salah satunya salah satunya adalah penetapan shalat lima waktu dalam sehari semalam memiliki makna yang dalam.

Shalat menjadi pengingat kewajiban muslim untuk senantiasa mengingat Allah SWT di tengah kesibukan sehari-hari. Isra Mi’raj tidak hanya mengukuhkan pentingnya shalat, tetapi juga menegaskan kekuatan, keimanan, dan ketakwaan Nabi Muhammad SAW, serta menjadi bukti keajaiban dan kasih sayang Allah SWT kepada umat manusia.

Peristiwa Isra Mi’raj menjadi peringatan bagi umat Islam untuk senantiasa menjalankan shalat dengan penuh kesadaran dan ketulusan.

Melalui shalat, umat Islam dapat memperkuat hubungannya dengan Allah SWT, mencari ketenangan batin, dan menjalani kehidupan yang lebih bermakna.(*)

Rotasi Jabatan Pemkab Polman, Bupati Samsul Mahmud Tekankan Etos Kerja dan Pelayanan Masyarakat