Olahraga
Beranda » Berita » Bersama Gubernur Sulbar, Ketua KONI Sulbar Kunjungi Kawasan Transmigrasi Tanjung Cina di Pasangkayu 

Bersama Gubernur Sulbar, Ketua KONI Sulbar Kunjungi Kawasan Transmigrasi Tanjung Cina di Pasangkayu 

Majalla Sulbar – Ketua KONI Sulawesi Barat, Syamsul Samad, turut hadir mendampingi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dalam kunjungan kerja ke kawasan transmigrasi Tanjung Cina, Kabupaten Pasangkayu, Senin, 23 Februari 2026.

Kunjungan ini bertujuan meninjau langsung dampak pembangunan serta kondisi ekonomi warga di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Suhardi Duka memaparkan bahwa pada tahun 2025, Pemerintah Provinsi Sulbar telah mengalokasikan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) sebesar Rp8 miliar kepada Pemkab Pasangkayu khusus untuk pembenahan kawasan transmigrasi Tanjung Cina.

Meski infrastruktur fisik dinilai sudah memenuhi target, Gubernur menyoroti tantangan besar pada sektor ekonomi warga. Dengan kepemilikan tambak rata-rata hanya seperempat hektare per KK, pola pengelolaan tradisional dianggap tidak lagi mencukupi kebutuhan hidup para warga.

29 Rumah Terbakar di Galung Tuluk, Pemprov dan DPRD Sulbar Salurkan Bantuan 

“Kondisi ini akan segera kami laporkan kepada Menteri Transmigrasi serta Menteri Kelautan dan Perikanan. Kita butuh solusi konkret untuk sekitar 100 kepala keluarga di sini,” tegas Suhardi Duka.

Beberapa langkah strategis mulai dikaji, mulai dari perluasan lahan, modernisasi teknologi tambak, hingga peluang masuknya investor.

Senada dengan Gubernur, Syamsul Samad memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas langkah cepat yang diambil Pemprov Sulbar.

Menurutnya, kesejahteraan warga transmigrasi harus menjadi prioritas agar program penempatan wilayah ini memberikan dampak nyata.

“Langkah strategis Pemprov Sulbar ini sangat tepat dan patut kita dukung bersama demi kesejahteraan masyarakat, khususnya mereka yang berada di garis depan kawasan transmigrasi,” ujar Syamsul Samad di sela-sela kunjungan.

Gubernur Sulbar Tegaskan Sawit Komoditas Strategis, Penegakan Hukum Perusahaan Diperketat

Ia juga memberikan motivasi kepada para warga agar tetap optimis dan memanfaatkan setiap program bantuan pemerintah dengan maksimal.

Lanjut, dia berharap transformasi dari sistem tradisional ke sistem yang lebih modern nantinya dapat mendongkrak penghasilan keluarga sekaligus memajukan potensi daerah.

“Jika masyarakat produktif dan program pemerintah berjalan tepat sasaran, kemajuan ekonomi di Tanjung Cina bukan lagi sekadar harapan, tapi kenyataan,” pungkasnya. (*)