
Majalla Sulbar – Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud, memaparkan tiga langkah strategis dalam penilaian kinerja pemerintah daerah terkait penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) secara virtual dari Ruang Oval Kantor Bupati.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri ini menjadi ajang evaluasi nasional bagi para pimpinan daerah.
Di hadapan tim penilai, Rabu, 1 April 2026, Bupati Samsul Mahmud menekankan tiga pilar utama yang menjadi fokus pemerintahannya, antara lain:
Pertama, penguatan Sektor Pertanian. Menjaga stabilitas sektor pertanian sebagai basis utama SDM daerah melalui modernisasi infrastruktur dan pengembangan komoditas unggulan seperti kakao, kopi, dan kelapa untuk meningkatkan produktivitas.
Kedua, novasi “BAKTI BAIK”. Meluncurkan program inovasi BAKTI BAIK, sebuah basis pengembangan keterampilan teknis yang dirancang khusus sesuai dengan kebutuhan riil dunia kerja saat ini.
Ketiga, Kolaborasi Lintas Sektor. Memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, termasuk lembaga pemasyarakatan (LAPAS) dan Balai Besar Pelatihan Vokasi, guna memperluas akses pemberdayaan tenaga kerja lokal.
“Kami berkomitmen memastikan tenaga kerja di Polman tidak hanya memiliki semangat, tapi juga kompetensi yang siap bersaing di pasar kerja,” ujar Bupati Samsul Mahmud.
Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Staf Ahli Aco Musaddad, Asisten Administrasi Umum I Nengah Tri Sumadana, Kepala Disnaker Irdan, serta perwakilan Bapperida Imran.
Kegiatan ini menjadi bagian dari evaluasi berkelanjutan untuk memastikan program penurunan pengangguran berjalan efektif dan berdampak nyata bagi masyarakat.(*)
