Nasional
Beranda » Berita » DLHK Polman Turun Langsung Tangani Tumpukan Sampah di Wonomulyo

DLHK Polman Turun Langsung Tangani Tumpukan Sampah di Wonomulyo

Majalla Sulbar — Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Polewali Mandar bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) turun langsung menangani penumpukan sampah yang sempat viral di media sosial.

Penumpukan sampah tersebut terjadi di kompleks Pasar Wonomulyo dan diperkirakan mencapai puluhan ton.

Kepala DLHK Polewali Mandar bersama sejumlah anggota DPRD, termasuk Ketua DPRD Polewali Mandar, Fahry Fadli, meninjau langsung proses pengangkutan sampah di lokasi. Kunjungan ini merupakan respons atas keluhan masyarakat serta pemberitaan yang berkembang dalam beberapa hari terakhir.

Camat Wonomulyo, Samiaji, menjelaskan bahwa penumpukan sampah bukan disebabkan oleh kelalaian petugas, melainkan dipengaruhi oleh faktor cuaca ekstrem.

Sejak pergantian tahun, wilayah Wonomulyo dan sekitarnya diguyur hujan deras secara terus-menerus sehingga menyebabkan kondisi jalan licin dan berisiko bagi kendaraan pengangkut sampah.

Investor Cina Jajaki Investasi di Sulbar, Pemprov Tekankan Lingkungan dan Tenaga Kerja Lokal

“Curah hujan yang tinggi membuat akses jalan licin dan rawan. Sopir truk pengangkut sampah khawatir jika dipaksakan, kendaraan bisa tergelincir bahkan terguling,” ujar Samiaji.

Hal senada disampaikan Kepala DLHK Polewali Mandar, Mohammad Jumadil Tappawali, Ia menegaskan bahwa kendala utama dalam proses pengangkutan sampah adalah cuaca ekstrem yang menyulitkan petugas di lapangan.

“Penumpukan sampah di Wonomulyo bukan semata-mata karena kelalaian petugas, tetapi akibat cuaca ekstrem dalam sepekan terakhir. Intensitas hujan yang tinggi membuat proses pengangkutan tidak berjalan maksimal,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penumpukan sampah lebih lanjut, DLHK telah menempatkan bak kontainer sampah di depan SMK YPP dan Di Pasar Ikan Wonomulyo sebagai langkah sementara. Selain itu, pihaknya juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dengan adanya bak kontainer. menurut salah seorang pemilik toko di pasar ikan dan depan SMK YPP menyambut baik upaya pemasangan kontainer dan berharap masyarakat tidak membuang di luar kontainer.

“Sampah adalah tanggung jawab kita bersama. Kami berharap masyarakat lebih sadar dan ikut menjaga kebersihan lingkungan,” tambah Mohammad Jumadil.

Update Harga TBS Kelapa Sawit Sulbar Periode Januari 2026, Rp3 Ribu Per Kg

Proses pembersihan sampah di lokasi turut disaksikan Ketua DPRD Polewali Mandar Fahry Fadli bersama sejumlah anggota DPRD lainnya, di antaranya Agus Pranoto, Ilham, Sarina, H. Lisda, Bungaranna, dan Ainun. Hadir pula beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Kepala Dinas PUPR, Kepala DLHK, serta Camat Wonomulyo.

Pemerintah daerah berharap ke depan terjalin kolaborasi yang lebih kuat antara masyarakat dan pemerintah kabupaten dalam menangani persoalan sampah secara berkelanjutan.

“Ke depan, kami berharap ada kerja sama yang baik antara masyarakat dan pemerintah kabupaten sehingga persoalan sampah ini bisa kita tangani dan selesaikan dengan baik,” tutupnya