
Jalan yang terletak di Parappe, Campalagian yang sudah diperbaiki Pemkab Polman (ist)
Majalla Sulbar — Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) di bawah kepemimpinan Bupati H. Samsul Mahmud dan Wakil Bupati Andi Nursami Masdar mencatat progres pembangunan infrastruktur dalam 10 bulan masa kerja.
Sejumlah proyek strategis, mulai dari rehabilitasi jalan hingga pembangunan jembatan, telah dirampungkan.
Berdasarkan data teknis Pemkab Polman, pembangunan infrastruktur tersebut didukung anggaran dari APBD Kabupaten Polewali Mandar sebesar Rp16.648.173.177.
Dana itu dialokasikan untuk 11 paket pekerjaan prioritas yang tersebar di sejumlah wilayah, di luar proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Sulawesi Barat dan APBN.
Pemerintah daerah memprioritaskan perbaikan ruas jalan yang menjadi akses utama aktivitas ekonomi masyarakat. Salah satu proyek yang telah diselesaikan yakni rehabilitasi ruas Jalan Rea Barat–Tabone–Matakali sepanjang 2.357 meter dengan anggaran Rp5,2 miliar.
Selain itu, Pemkab Polman juga membangun Jembatan Desa Sambali Wali di Kecamatan Luyo senilai Rp2,75 miliar, sebagai akses penghubung penting bagi mobilitas warga setempat.
Hal senada di beberkan Hasnawati (45) warga Parappe, merasa bersyukur karena kondisi jalan di daerahnya telah diperbaiki.
“Sudah lama kami menunggu. Sekarang jalannya bagus, tidak becek lagi. Terima kasih pemerintah,” ujar salah satu warga dengan wajah berbinar.
Pemkab Polman menyebut penyelesaian Jalan Poros Parappe merupakan bagian dari komitmen mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke desa-desa.
Di wilayah perkotaan, pemerintah melakukan penataan dengan memperbaiki sejumlah jalan protokol, di antaranya Jalan Pemuda di Polewali dan Wonomulyo, serta peningkatan Jalan Lingkar Stadion.
Sejumlah warga mengapresiasi pembangunan tersebut. Rahman, warga Kecamatan Campalagian, menyebut perbaikan ruas Jalan Lapeo–Beru-Beru dan beberapa titik lain berdampak langsung pada kelancaran aktivitas ekonomi.
“Dulu beberapa titik jalan rusak dan menghambat perdagangan. Sekarang jalannya sudah mulus. Kami merasakan langsung manfaatnya,” kata Rahman, Sabtu, 3 Januari 2025.
Selain bersumber dari APBD Kabupaten, pembangunan infrastruktur di Polewali Mandar juga didukung pendanaan dari pemerintah provinsi dan pusat dengan total anggaran Rp62.100.222.177.
Rinciannya, APBD Provinsi Sulawesi Barat sebesar Rp12,99 miliar untuk ruas Mapilli–Piriang dan Jembatan Matangnga, serta APBN sebesar Rp32,46 miliar untuk preservasi jalan daerah di Kecamatan Tutar dan Matangnga.
Pemkab Polman menyatakan akan terus menjaga keberlanjutan pembangunan infrastruktur guna mendorong pemerataan akses dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Polewali Mandar.(*)
