
Majalla Sulbar – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) melaksanakan pra seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026.
Digelar dalam tiga zona, zona I dilaksanakan pada Selasa, 20 Januari 2026, bertempat di SMAN 1 Campalagian. Pra seleksi ini diikuti perwakilan siswa SMA/sederajat dari Kecamatan Campalagian, Balanipa, Tinambung, Limboro, Alu, Tutar, dan Luyo.
Selanjutnya, Zona II digelar pada Kamis, 22 Januari 2026, di MAN 1 Polewali Mandar. Peserta berasal dari Kecamatan Wonomulyo, Mapilli, Tapango, Bulo, dan Matangnga.
Sementara Zona III dilaksanakan pada Jumat, 23 Januari 2026, bertempat di Aula SMAN 2 Polewali. Zona ini meliputi peserta dari Kecamatan Polewali, Binuang, Anreapi, dan Matakali.
Sekda Polman, Nursaid Mustafa, hadir langsung pada pelaksanaan pra seleksi hari terakhir di Zona III. Ia mengapresiasi pelaksanaan pra seleksi yang diinisiasi oleh Kesbangpol Polman.
Dalam sambutannya, Nursaid berpesan agar proses seleksi mampu menghasilkan calon Paskibraka yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga memiliki karakter, disiplin, serta jiwa dan nilai-nilai Pancasila.
Ia berharap seleksi ini dapat melahirkan Paskibraka terbaik, tidak hanya di tingkat kabupaten, tetapi juga mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Polman, Asliah Rahim, dalam laporannya menyampaikan bahwa pra seleksi merupakan tahapan awal untuk menjaring siswa-siswi yang akan mengikuti seleksi Paskibraka 2026 sesuai regulasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
Ia menjelaskan, tahapan seleksi meliputi seleksi administrasi, tes wawasan kebangsaan, tes intelegensi umum, pemeriksaan kesehatan, parade, baris-berbaris, tes kesamaptaan, hingga wawancara. Dari hasil pra seleksi ini, sekitar 130 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya.
Pra seleksi ini turut melibatkan unsur Kesbangpol, Kodim 1402 Polman, Polres Polman, serta Purna Paskibraka.(*)
