
Anggota DPRD Polman, Rudi menggelar serap aspirasi bersama masyarakat Desa Luyo (dok. ist)
Majalla Sulbar — Anggota DPRD Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Rudi, menggelar kegiatan reses di Desa Luyo, Kecamatan Luyo, Senin, 29 Desember 2025. Reses tersebut merupakan reses keempat yang dilaksanakan pada masa sidang tahun ini.
Dalam kegiatan itu, Rudi bertatap muka langsung dengan ratusan masyarakat untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan masukan warga.
Politisi Partai Perindo itu menyebut, kegiatan serap aspirasi menjadi bagian penting dalam proses perumusan kebijakan daerah.
“Perlu diketahui, kebijakan pemerintah disusun berdasarkan regulasi yang berlaku, dan di dalamnya terdapat partisipasi masyarakat yang wajib diperhatikan,” kata Rudi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Luyo, khususnya konstituen di daerah pemilihan (Dapil) III, atas kehadiran dan kepercayaan yang diberikan kepadanya.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Luyo yang telah hadir dan menyampaikan aspirasinya dalam kegiatan reses ini,” ujarnya.

Ratusan masyarakat antusias hadiri dialog bersama Rudi, anggota DPRD Polman (dok. ist)
Rudi menegaskan, fokus utamanya sebagai anggota DPRD adalah memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan warga Polewali Mandar.
Ia menyebut, berbagai keterbatasan akibat kebijakan efisiensi anggaran tetap menjadi pertimbangan dalam merancang program pemberdayaan masyarakat.
Dalam dialog tersebut, sejumlah warga menyampaikan aspirasi terkait layanan kesehatan, khususnya BPJS Kesehatan dan Universal Health Coverage (UHC). Selain itu, persoalan infrastruktur jalan, serta sektor pertanian dan perkebunan juga menjadi perbincangan bersama warga.
Menanggapi hal itu, Rudi memastikan seluruh masukan masyarakat akan dicatat dan menjadi bahan pembahasan bersama pemerintah daerah.
“Semua usulan masyarakat akan kami tampung dan menjadi catatan prioritas untuk dibahas bersama pemerintah daerah, terutama aspirasi warga Luyo yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun,” tegasnya.
Selain itu, Rudi turut menyoroti perlunya ketersediaan sarana pemadam kebakaran di setiap kecamatan guna mempercepat penanganan bencana kebakaran.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk para tokoh agama dan perangkat masjid yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius.(*)
