Ekonomi
Beranda » Berita » Tegas! Bupati Samsul Mahmud Lindungi UMKM dari Gempuran Ritel Moderen

Tegas! Bupati Samsul Mahmud Lindungi UMKM dari Gempuran Ritel Moderen

Majalla Sulbar— Bupati Polewali Mandar (Polman) Samsul Mahmud mengambil sikap tegas merespon maraknya ritel modern di Polman.

Sejak menjabat sebagai Bupati Polman sejak awal 2025 lalu, Ia mengatakan jika pihaknya telah memberlakukan moratorium izin usaha bagi ritel modern seperti Alfamart, Alfamidi dan Indomaret.

“Sejak kami menjabat tahun 2025, izin minimarket sudah kami moratorium,” terang Samsul Mahmud.

Ia menegaskan jika pemerintah kabupaten Polman kini tidak lagi mengeluarkan izin operasi baru untuk toko ritel modern tersebut.

“Tidak ada lagi izin baru yang keluar untuk gerai seperti Alfamart dan lain-lain,” tegasnya.

Setelah Partai Ummat, Giliran Bupati Samsul Mahmud Beri Sinyal Kuat Dukung Syamsul Samad Jabat Wagub Sulbar

Dia bilang, pemerintah harus berani mengambil kebijakan untuk melindungi pelaku usaha mikro kecil (UMKM) yang ada di Polman.

Pemberdayaan UMKM dan hidupnya pasar tradisional merupakan siasat untuk memberdayakan para pelaku usaha, khususnya masyarakat yang berperan aktif sebagai produsen dan konsumen pertanian.

“Kalau terus dibiarkan, minimarket ini bisa mematikan UMKM kita. Apalagi sekarang mereka sudah masuk sampai ke pelosok desa,” ujarnya.

Lebih lanjut, demi menjaga perputaran ekonomi masyarakat, izin operasi ritel moderen harus dilakukan pembatasan.

“Ini yang kita jaga. Jangan sampai ekonomi rakyat kecil tergilas oleh ritel besar,” lanjutnya.

Tiga Kekuatan Bersatu: Gubernur, Bupati, dan KAP Balanipa Siap Wujudkan Kabupaten Baru di Sulbar

Langkah pemerintah menghentikan izin kata dia, tidak menghalau investasi dari luar, melainkan untuk menjaga keseimbangan ekonomi daerah dengan pelaku UMKM sebagai penggerak utama.

“Kami ingin usaha yang sudah ada tetap berjalan, tapi tidak ada lagi penambahan demi menghidupkan ekonomi lokal dan menjaga UMKM tetap bertahan,” tutupnya.

Dengan begitu, ruang untuk masyarakat sebagai pelaku usaha dan ekonomi lebih aman dari ancaman raksasa ritel moderen.(*)