Daerah
Beranda » Berita » Pemkab Polman Percepat Penanganan Longsor Matangnga, Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi

Pemkab Polman Percepat Penanganan Longsor Matangnga, Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi

Majalla Sulbar – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Pemkab Polman) percepat penanganan bencana longsor yang terjadi di Dusun Katimbang, Desa Katimbang, Kecamatan Matangnga, Sabtu, 16 Mei 2026.

Alat berat diturunkan ke lokasi titik terjadinya longsor untuk mempercepat penanganan di wilayah tersebut.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), telah berada di lokasi.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Polman, Andi Chandra, mengatakan, pihaknya berkoordinasi dengan Dinas PUPR mengerahkan alat berat untuk membuka material yang menutup akses jalan akibat longsor.“Saat ini alat berat sudah dikerahkan ke lokasi longsor untuk membuka akses jalan,” terang Andi Chandra, Sabtu (16/5/2026).

Kata dia, personel BPBD telah berada di lokasi untuk melakukan penanganan awal dan asesmen dampak bencana. Namun, medan menuju lokasi cukup sulit sehingga membutuhkan waktu tempuh lebih lama.

Samsul Mahmud Sebut Panen Perdana Pertanian Alami di Mapilli Harus Berkelanjutan

“Personel sudah menuju lokasi longsor. Karena lokasi cukup jauh dari pusat kota dan akses terbatas, perjalanan membutuhkan waktu,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, alat berat perlahan membuka akses jalan yang tertimbun longsor di beberapa titik.

Hal itu untuk memperlancar lalu lintas dan akses masyarakat yang sebelumnya terputus akibat bencana longsor.

Berdasarkan laporan BPBD, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut dan mengakibatkan dua desa dan satu kelurahan terdampak bencana.

Material longsor sepanjang kurang lebih 70 meter menutup badan jalan poros Rangoan, Kelurahan Matangnga, serta menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

200 Keluarga Miskin di Sulbar Terima Bantuan Usaha Rp5 Juta dari Pemprov Sulbar 

Empat unit rumah milik warga dilaporkan mengalami rusak ringan hingga rusak berat.

Personel BPBD Polman, Abu Nogroho mengatakan, bahwa akses jalan yang sebelumnya terputus dipastikan dapat dilalui kembali.

“Terdapat lima titik (longsor) yang belum dibuka, insyaallah mulai besok, akses ke lokasi bencana sudah bisa dilalui masyakarat,” terangnya.

Lebih lanjut, pemerintah mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Mengingat curah hujan di wilayah pegunungan masih cukup cukup tinggi.(*)

Gubernur Suhardi Duka Dukung Hadirnya PT Danantara Sumberdaya Indonesia