Majalla Sulbar — Bupati Polewali Mandar (Polman), H. Samsul Mahmud, mendorong percepatan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Program pembangunan KNMP berada di dua lokasi, yakni Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, dan Desa Laliko, Kecamatan Campalagian.
Keduanya sudah melewati survei awal dan kini masuk tahap lanjutan berupa pengukuran topografi.
Menurut Samsul Mahmud, program Kampung Nelayan Merah Putih merupakan inisiatif strategis pemerintah pusat yang bertujuan untuk memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan taraf hidup nelayan.
“Program dari Presiden ini sangat baik untuk menampung dan mendukung aktivitas nelayan di Kabupaten Polewali Mandar. Kita sudah memiliki titik lokasi yang jelas, yakni di Binuang dan Campalagian,” ujarnya.
Ia menekankan, konsep KNMP tidak hanya menyediakan hunian, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi pesisir yang terintegrasi.
Sejumlah fasilitas penunjang juga disiapkan, mulai dari SPDN, kios nelayan, tambatan perahu, pabrik es, cold storage, bengkel perahu, hingga pusat pengolahan hasil perikanan seperti rumput laut.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan menjadi “mesin baru” penggerak ekonomi pesisir sekaligus memangkas biaya operasional nelayan, terutama dalam hal akses bahan bakar.
Saat ini, proyek masih dalam tahap perencanaan dan survei teknis yang melibatkan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
“Kalau kementerian sudah turun, artinya ini serius. Apalagi ini masuk proyek strategis nasional, tentu dukungan anggaran pusat akan mengikuti,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Penyuluh Perikanan Kabupaten Polewali Mandar, Muhammad Sata, menyebutkan bahwa survei tahap kedua ini menjadi langkah penting dalam memastikan kesiapan lokasi.
“Program ini diharapkan dapat menjadi pusat pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat nelayan di wilayah sekitar,” ujarnya.(*)
