
Majalla Sulbar – Kontingen Sulawesi Barat (Sulbar) berhasil mengukir prestasi membanggakan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik 2026. Meski hanya mengirim satu atlet akibat keterbatasan anggaran, Sulbar sukses membawa pulang satu medali emas.
Medali bergengsi itu dipersembahkan oleh Ainul Yaqin yang tampil pada nomor jalan cepat 10.000 meter kategori U-20 di Stadion Atletik Gelora Rawamangun, Jakarta, dalam ajang yang berlangsung pada 27–30 Juni 2026.
Ainul tampil dominan sejak awal perlombaan hingga menyentuh garis finis di posisi pertama dengan catatan waktu 48 menit 51 detik, sekaligus mengantarkan Sulbar meraih medali emas di tingkat nasional.
Ketua KONI Sulbar, Syamsul Samad, mengapresiasi perjuangan atlet, pelatih, dan manajer yang mampu mengharumkan nama daerah di tengah keterbatasan.
“Prestasi ini membuktikan atlet Sulbar mampu bersaing di level nasional. Saya mengapresiasi perjuangan atlet, manajer, dan tim pelatih yang terus bekerja keras. Keberhasilan ini harus menjadi motivasi untuk memperkuat pembinaan atlet ke depan,” ujar Syamsul Samad.
Ia berharap capaian tersebut dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, tidak hanya oleh cabang olahraga atletik, tetapi juga cabang olahraga lainnya yang berada di bawah naungan KONI Sulbar.
Sementara itu, Manajer sekaligus Pelatih Kontingen Sulbar, Mansur, mengaku bersyukur atas keberhasilan anak asuhnya meraih medali emas.
“Alhamdulillah, Ainul Yaqin berhasil meraih medali emas. Ini merupakan hasil dari kerja keras selama menjalani latihan. Setelah Kejurnas ini kami akan mempersiapkannya menghadapi Kejurnas Senior pada September 2026 dan selanjutnya menuju Pra PON 2027,” katanya.
Mansur menilai Sulbar memiliki banyak atlet potensial. Namun, keterbatasan anggaran membuat kontingen hanya mampu memberangkatkan satu atlet pada Kejurnas Atletik tahun ini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada KONI Sulbar yang telah memberikan dukungan pembinaan sehingga atlet Sulbar tetap dapat tampil di ajang nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua KONI Sulbar atas dukungan pembinaan dan bantuan yang diberikan. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meraih prestasi,” ungkapnya.
Kejurnas Atletik 2026 diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia dan menjadi bagian dari proses pembinaan menuju level yang lebih tinggi, termasuk persiapan menghadapi kejuaraan nasional senior hingga Pra PON.(*)
