Majalla Sulbar – Panitia Seleksi (Pansel) Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Kabupaten Polman akan mengumumkan hasil seleksi bagi pendaftar untuk mengisi jabatan di birokrasi daerah.
Setelah panitia merampungkan rapat verifikasi dokumen administrasi para pendaftar, selanjutnya akan mengumumkan pada hari ini.
Sebanyak 46 pelamar yang mendaftar untuk mengisi 10 posisi strategis di lingkungan Pemkab Polman.
Sekda Polman, Nursaid, mengungkapkan bahwa sebanyak 13 orang diprediksi tidak lolos di tahap pertama ini.
Kata dia, penyebab utamanya kandas lantaran tidak memenuhi standar verifikasi administrasi dari sistem saat mengunggah dokumen.
“Beberapa kekurangan dokumen administrasi tersebut antara lain peserta tidak mengupload dokumen LHKPN, format surat pendaftaran tidak sesuai, serta tidak adanya dokumen pernyataan tidak pernah dijatuhi sanksi disiplin,” ujar Nursaid.
Selain itu, ia menambahkan adanya kesalahan fatal lainnya seperti melampirkan surat keterangan sehat dari klinik swasta (bukan faskes pemerintah) dan absennya lampiran Surat Pajak Tahunan (SPT).
Sementara itu, Ketua Pansel, Muhammad Idris, menegaskan bahwa proses seleksi berjalan secara objektif dan transparan.
“Kami betul-betul berpegang pada prinsip objektivitas. Arahan Bupati sudah jelas, dikelola seprofesional mungkin, tidak boleh ada intervensi. Kita saling menjaga nilai-nilai etos kerja,” tegas Idris.
Selain administrasi, kata Idris, aspek rekam jejak juga menjadi penentu krusial bagi peserta untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.
Adapun 10 posisi yang diperebutkan
di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polman, di antaranya:
– Inspektorat Daerah
– Dinas Sosial
– Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
– Dinas Pendidikan
– Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)
– Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)
– Badan Pendapatan Daerah (Bapenda)
– Direktur RSUD Hj. Andi Depu
– Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah
– Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah.(*)
