Daerah
Beranda » Berita » Pembangunan Sekolah Rakyat Polman Susut, dari 15 Kini jadi 13 Gedung

Pembangunan Sekolah Rakyat Polman Susut, dari 15 Kini jadi 13 Gedung

Majalla Sulbar — Pembangunan megaproyek Sekolah Rakyat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) kembali memunculkan sorotan.

Proyek yang sebelumnya dirancang membangun 15 gedung, kini dipastikan menjadi 13 gedung.

Penyusutan bangunan yang menyisakan 13 gedung tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak pelaksana proyek PT. Hutama Karya.

Menurut pelaksana proyek, lokasi pembangunan Sekolah Rakyat dari segi topografi dan geografi jadi hambatan utama.

“Karena lokasinya (kondisi geografis) di Polman seperti ini, jadi hanya bisa didesain 13 gedung,” terang Yusuf, perwakilan PT. Hutama Karya.

Dua Rumah Ludes Terbakar di Dekat SPBU Sarampu, Diduga Dipicu Aktivitas Bongkar Muat BBM Subsidi

Pengurangan jumlah bangunan itu, selain kondisi lapangan, kata dia, juga dikejar oleh batas waktu pekerjaan.

Bangunan Fisik Gedung Diklaim Rampung 72,5 persen

Di sisi lain, klaim progres pembangunan juga memantik perhatian. Manajemen proyek menyebut pekerjaan telah mencapai 72,5 persen.

“Progres bangunan ini baru 72,5 persen,” ujar manajer proyek Sekolah Rakyat, Achmad Darozi di lokasi.

Kendati begitu, hasil pantauan di lapangan memperlihatkan, sejumlah bangunan yang disebut telah memasuki tahap finishing masih tampak berupa struktur dengan dinding yang belum menunjukkan penyelesaian akhir.

Dinsos Polman Bebaskan ODGJ Dipasung di Matakali, Langsung Dirujuk ke RSUD Hj. Andi Depu

Sedikitnya empat gedung berada pada kondisi tersebut. Sementara satu bangunan lainnya masih berada pada tahap pemasangan rangka konstruksi.

Meski demikian, kondisi visual proyek tetap menjadi salah satu tolak ukur yang mudah diamati publik.

Sebelumnya, proyek Sekolah Rakyat Polman juga sempat menjadi perhatian karena pembatasan pengambilan gambar oleh awak media di lokasi pembangunan.

Sikap tersebut memicu kritik mengenai transparansi proyek yang menggunakan anggaran negara.

Dengan perubahan desain dari 15 menjadi 13 gedung, progres pembangunan yang masih menyisakan sejumlah pekerjaan konstruksi kini berada diujung tanduk.(*)

Bupati Samsul Mahmud Masuk 25 Kepala Daerah Terpilih Ikuti KPPD Lemhannas 2026