Majalla Sulbar – Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud menghadiri panen perdana pertanian alami di Kelurahan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Jumat, 29 Mei 2026.
Pada kegiatan itu, Samsul Mahmud menyebut bahwa panen perdana pertanian organik alias pertanian alami, merupakan bagian dari upaya mendorong pengembangan sektor pertanian ramah lingkungan.
Samsul Mahmud mengapresiasi para petani yang mulai menerapkan sistem pertanian alami tanpa ketergantungan tinggi terhadap bahan kimia.
Menurutnya, metode tersebut dinilai mampu menjaga kesuburan tanah sekaligus menekan biaya produksi petani.
“Pertanian alami ini harus terus didorong karena bukan hanya menghasilkan produk sehat, tetapi juga menjaga keberlanjutan lahan pertanian kita,” kata Samsul Mahmud di hadapan kelompok tani dan warga yang hadir.
Ia menegaskan, pemerintah akan terus mendukung pengembangan pertanian melalui pendampingan kelompok tani, penyediaan sarana produksi, hingga penguatan pemasaran hasil panen.
Selain melakukan panen bersama petani, Bupati Polman juga berdialog terkait berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan, mulai dari kebutuhan irigasi, alat pertanian, hingga stabilitas harga hasil panen.
“Meski pertanian alami belum familiar, ini adalah bentuk kemandirian petani untuk menghasilkan sumber makanan yang sehat, sekaligus mampu mengangkat petani dengan mandiri,” ujarnya.
Pemerintah daerah berharap pertanian alami di Polman diharapkan terus berlanjut dalam membangun sektor pertanian yang mandiri dan berkelanjutan.
Sementara itu, Irwan (penggerak pertanian alami) Polman, mengatakan, Kelurahan masuk dalam 34 desa dari 9 kecamatan yang telah menerapkan pertanian alami.
Senada yang disampaikan oleh Koordinator JAPPA Sulbar, Awaluddin. Kata dia, pertanian alami, merupakan langkah dan terobosan baru yang lebih sehat dan berkelanjutan.(*)
