Majalla Sulbar— Ketua Panitia Polman Cup VI, Enzo Tenggara, angkat bicara terkait sorotan terhadap kepemimpinan wasit pada laga antara Persipare Parepare menghadapi Taeso Putra Mamuju dalam lanjutan turnamen Polman Cup VI, Rabu, 6 Mei 2026.
Enzo menegaskan, keputusan-keputusan yang diambil perangkat pertandingan sepanjang laga masih berada dalam koridor aturan.
Menurutnya, sang pengadil lapangan tidak memihak, apalagi diistimewakan ataupun dirugikan secara sengaja.
“Kepemimpinan wasit sudah benar sesuai aturan pertandingan. Tidak ada yang dibela, semua diperlakukan sama,” kata Enzo kepada wartawan Rabu, Kamis, 7 Mei 2026.
Menurutnya, dinamika dan protes dalam pertandingan sepak bola merupakan hal yang lumrah terjadi, apalagi dalam laga yang berlangsung dengan tensi tinggi.
Namun Ia meminta seluruh pihak tetap menghormati keputusan wasit di lapangan.
Enzo juga memastikan panitia tetap menjunjung tinggi prinsip sportivitas dan fair play selama pelaksanaan Polman Cup VI berlangsung.
“Panitia tidak pernah mengintervensi keputusan wasit. Semua berjalan independen. Kami ingin turnamen ini tetap kondusif dan sportif,” ujarnya.
Ia menambahkan, panitia bersama perangkat pertandingan terus melakukan evaluasi di setiap laga untuk menjaga kualitas pertandingan dan menghindari polemik berkepanjangan.
Mengenai insiden pemain Persipare yang dikartu merah, kata Enzo, karena ada perilaku atau perkataan tidak sopan.
Pertandingan antara Persipare dan Taeso Putra sendiri berlangsung ketat. Laga yang penuh gengsi itu berakhir dengan kemenangan Taeso Putra lewat drama adu pinalti.
Meski demikian, panitia memastikan jalannya pertandingan tetap terkendali hingga peluit panjang dibunyikan.(*)
