Majalla Sulbar – Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi V Mamuju, Tampang, secara resmi menyerahkan pengoperasian dan pemeliharaan tiga paket pekerjaan saluran irigasi tersier kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar. Penyerahan tersebut berlangsung di Kantor Unit Pengelola Irigasi (UPI) D.I. Maloso, Kamis (2/4/2026).
Tiga paket irigasi yang diserahterimakan masing-masing berada di P3A Galung Lombok, P3A Tunas Baru Renggeang, dan P3A Matettang Tapango Barat. Pembangunan jaringan irigasi ini sebelumnya dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2025 melalui dana Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 oleh satuan kerja Kementerian Pekerjaan Umum.
Meski merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, pembangunan irigasi tersebut dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui Balai Wilayah Sungai Sulawesi V Mamuju. Selanjutnya, pengoperasian dan pemeliharaan kini diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar untuk dimanfaatkan secara optimal bersama masyarakat.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, yang menerima langsung serah terima tersebut, menegaskan pentingnya peran seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis dalam mengakses program pusat.
“Seluruh OPD teknis harus lebih intens dan proaktif dalam mengusulkan program dan kegiatan ke pemerintah pusat, khususnya melalui kementerian teknis seperti Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Pertanian. Ini penting karena keduanya memiliki alokasi anggaran besar dalam mendukung ketahanan dan swasembada pangan,” ujarnya.
Berdasarkan berita acara serah terima, jaringan irigasi yang diserahkan meliputi:
- Daerah Irigasi Galung Lombok sepanjang 1.183 meter dengan cakupan layanan 20 hektare,
- Daerah Irigasi Renggeang sepanjang 880 meter dengan cakupan 40 hektare,
- Daerah Irigasi Tapango sepanjang 258 meter dengan cakupan 53,75 hektare.
Dalam dokumen tersebut juga ditegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar bertanggung jawab penuh terhadap operasional dan pemeliharaan jaringan irigasi, termasuk penyediaan anggaran, personel, serta pengamanan aset.
Serah terima ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Polewali Mandar, sejalan dengan program prioritas nasional di sektor pertanian.*
